KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2,56% ke level 5.936,15 pada akhir perdagangan Senin (12/10/2026). IHSG diperkirakan masih akan tertekan pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Menurut riset Phintraco Sekuritas, para pelaku pasar memantau tiga hal yaitu perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak, dan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan segera keluar. Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, tekanan terhadap IHSG berasal dari ketidakpastian global yang tinggi. Harga minyak Brent masih bertahan di atas US$ 100 per barel, investor khawatir modal asing akan keluar dari pasar obligasi Indonesia, dan sejumlah isu seputar evaluasi indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) turut membebani pasar.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Selasa (13/10/2026), Simak Sentimen Pemicunya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2,56% ke level 5.936,15 pada akhir perdagangan Senin (12/10/2026). IHSG diperkirakan masih akan tertekan pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Menurut riset Phintraco Sekuritas, para pelaku pasar memantau tiga hal yaitu perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak, dan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan segera keluar. Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, tekanan terhadap IHSG berasal dari ketidakpastian global yang tinggi. Harga minyak Brent masih bertahan di atas US$ 100 per barel, investor khawatir modal asing akan keluar dari pasar obligasi Indonesia, dan sejumlah isu seputar evaluasi indeks oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) turut membebani pasar.
TAG: