IHSG Ditutup Melemah 0,43% Pada Selasa (29/9), Cek Proyeksinya untuk Rabu (30/9/2026)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Selasa (29/9/2026). IHSG ditutup melemah 0,43% ke level 6.121,70.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengungkapkan, tekanan pasar dipengaruhi oleh pelemahan rupiah yang sempat menyentuh level Rp 18.000 per dolar AS, kenaikan harga minyak Brent di atas US$ 107 per barel, serta yield US Treasury 10 tahun yang berada di atas 5,2%.

Ketidakpastian geopolitik dan proses adaptasi terhadap kebijakan baru BEI terkait batas minimum harga saham Rp 1 juga turut menjadi perhatian.


Baca Juga: Aturan Baru Jasa Tambang Berpotensi Tekan Biaya Emiten Minerba

Untuk perdagangan Rabu (30/9/2026), Reza memproyeksikan IHSG bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah. Ia memperkirakan support IHSG berada di 6.000 dan 5.854, sedangkan resistance di 6.200 dan 6.375.

"Selama belum mampu menembus resistance 6.200, pergerakan IHSG masih berpotensi berada dalam tekanan. Sebaliknya, jika kembali menembus level tersebut, peluang rebound teknikal dapat terbuka," ujar Reza kepada Kontan (29/9/2026). 

Sementara itu, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang memperkirakan IHSG akan bergerak konsolidasi pada kisaran 6.050–6.200 pada perdagangan Rabu (30/9/2026).

Baca Juga: Pasar Keuangan Indonesia Tangguh di Tengah Tekanan Suku Bunga Global

Proyeksi tersebut seiring dengan meredanya tekanan IHSG setelah sempat menyentuh level 6.013, yang diikuti dengan peningkatan volume beli.

Di sisi lain, rupiah ditutup melemah tipis 0,02% ke level Rp17.981 per dolar AS di pasar spot, setelah sebelumnya sempat melemah hingga Rp 18.031 per dolar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News