IHSG hari ini berpotensi melemah kembali, berikut pilihan saham hari ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi setelah menguat selama enam hari berturut-turut. Kamis (4/6), IHSG melemah 0,49% di level 4.916,70. 

Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas mengatakan, potensi pelemahan masih akan terjadi pada hari ini, Jumat (5/6). Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 hingga 5.097,14. 

Berdasarkan indikator, MACD maupun RSI menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, stochastic sudah menunjukkan pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.


Baca Juga: Profit taking membayangi, IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan pada Jumat (5/6)

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. Astra Agro Lestari (AALI). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. Sebaiknya sell on strength pada area Rp 7.875 – Rp 8.000, dengan target harga di level Rp 7.100. Sedangkan resistance di Rp 8.500.

2. Indika Energy (INDY). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Sebaiknya beli pada area level Rp 650 – Rp 690, dengan target harga secara bertahap di Rp 725, Rp 825, Rp 1.055 dan Rp 1.285. Support di Rp 650 dan Rp 595.

3. Indah Kiat Pulp and Paper (INKP). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. Nafan menyarankan sell on strength pada area Rp 5.900 – Rp 6.300, dengan target harga di level Rp 5.650. Sedangkan level resistance di Rp 6.650.

4. Saham PTPP terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan harga saham. Sebaiknya akumulasi beli pada area level Rp 775 – Rp 820, dengan target harga secara bertahap di level Rp 830, Rp 955 dan Rp 1.075. Sedangkan support di Rp 775, Rp 735 dan Rp 705.

Baca Juga: IHSG kembali reli, ini saham pilihan untuk trading hari ini

5. Waskita Beton Precast (WSBP). Saham WSBP terlihat pola three advancing solidiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi beli pada area level Rp 160 – Rp 166, dengan target harga secara bertahap di level Rp 169, Rp 183 dan Rp 196. Sedangkan level support di Rp 160, Rp 155 dan Rp 142.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana