Berpeluang menguat, IHSG dibayangi koreksi



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal masih rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Kamis (20/4). Kemarin, indeks ditutup dengan penguatan 29 poin atau 0,52% ke posisi 5.606.

Hadiyansyah, Analis Teknikal PT Mandiri Sekuritas memperkirakan, IHSG hari ini akan bergerak turun. Rentang perdagangan di 5.577 - 5.626.

Bursa Asia pagi ini cenderung melemah, mengekor penutupan bursa Amerika Serikat yang turun. Selain Wall Street, pelaku pasar memperhatikan kondisi politik di Eropa seiring dengan pemilu presiden Prancis pekan ini, dan harga minyak mentah. 


Namun, Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada melihat secara teknikal perdagangan kemarin, IHSG masih memiliki potensi bullish lanjutan. 

Analis Asjaya Indosurya Securities Surya Wijaya kemarin juga mengatakan, IHSG masih memiliki tenaga yaitu aliran dana masuk yang terus terjadi di tengah gejolak harga komoditas. 

William yang menilai dalam jangka panjang IHSG masih berada di jalur naik, menyarankan pelaku pasar memperhatikan rapat dewan gubernur Bank Indonesia yang hasilnya akan diumumkan hari ini, Kamis (20/4). 

Dia melihat, hasil pilkada DKI Jakarta tidak akan berimbas banyak pada kondisi pasar karena lebih banyak dipengaruhi faktor global dan rupiah.

Pergerakan IHSG diperkirakan William di kisaran 5.602 - 5.705. "Jika ada koreksi wajar, masih dapat dimanfaatkan untuk akumulasi beli saham-saham dengan likuiditas cukup," kata William.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia