IHSG Kembali Menghijau, Simak Prediksi Untuk Jumat (5/5)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghijau setelah tiga hari berturut-turut berada di zona merah. IHSG menguat 0,46% atau 31,30 poin ke level 6.844,03 pada penutupan perdagangan Kamis (4/5).

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, pergerakan IHSG hari ini telah mengenai area minimal di level 6.822. Prediksi dia, besok, Jumat (5/5), IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji level 6.855-6.874 dengan support di 6.776 dan resistance di 6.868.

Herditya menilai pergerakan tersebut sebagai dampak dari The Fed yang kembali menaikkan Fed Funds Rate (FFR) sebesar 25 bps menjadi 5,25%. Di sisi lain, investor masih mencermati perkembangan akan krisis perbankan yang masih menyelimuti AS. 


“Ke depannya, investor akan mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia di Q1-2023 dan data pengangguran AS,” ujar Herditya.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,46% ke 6.844 Kamis (4/5), Sektor Teknologi Memimpin

Technical Analyst Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mencermati, IHSG secara teknikal berpeluang kembali menguat dengan resistance di level 6.897 pada Jumat (5/5) setelah ditutup di atas MA20 pada hari ini. Ivan memprediksi IHSG pada Jumat (5/5) diperkirakan bergerak dalam rentang 6.800-6.880.

Menurut Ivan, pasca pengumuman Fed Rate dan tekanan jual di bursa, pelaku pasar lebih berani untuk kembali melakukan aksi beli meskipun hari ini masih terbatas. 

“Penguatan masih akan terbatas di tengah sentimen global khususnya negosiasi debt ceiling dan potensi default di bulan Juni di AS yang menjadi perhatian pelaku pasar,” ujar Ivan.

Baca Juga: Intip Harga Saham BBCA dan PTBA yang Beda Arah di Penutupan Bursa Kamis (4/5)

Di sisi lain, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Rio Febrian mencermati technical rebound pada Kamis (4/5) mendorong IHSG kembali ke atas MA20 sekaligus mendorong penyempitan negative slope pada MACD. 

“Dengan demikian, potensi rebound lanjutan ke kisaran 6.850-6.870 masih dapat diperhatikan, meski potensi koreksi ke kisaran 6.780 juga tetap perlu diwaspadai di Jumat (5/5),” kata Rio. Faktor utama yang akan menentukan pergerakan IHSG adalah rilis realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh BPS Jumat (5/5). 

Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh melambat ke 4,95% secara YoY di kuartal pertama 2023 dari 5,01% YoY di kuartal keempat 2022. Rio menyebut perlambatan ini diperkirakan dampak dari pelemahan harga komoditas di kuartal pertama 2023.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,24% ke 6.828 di Sesi I Kamis (4/5), ESSA, GOTO, TBIG Top Gainers LQ45

Kondisi tersebut didukung dengan ekspektasi penurunan permintaan komoditas yang diperkuat dengan penurunan indeks manufaktur PMI (Caixin) Tiongkok ke 49,5 di April 2023 dari 50 di Maret 2023.

Rio memprediksi pergerakan IHSG pada Jumat (5/5) akan bergerak pada area support di level 6.760 dan resistance di level 6.950. Saham pilihan Rio menjelang akhir pekan meliputi TLKM, BBNI, SMGR, DEWI, KLBF, BTPS, dan INKP.

Herditya merekomendasikan investor untuk mencermati saham PNLF, ASSA, dan ERAA. Saham pilihan Ivan adalah TLKM, WIRG, ACES, dan KLBF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati