IHSG Konsolidasi Melemah di Pekan Ini, Tekanan Suku Bunga Global



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini dengan tekanan setelah bergerak dalam fase konsolidasi. Penguatan indeks di tengah pekan belum mampu dipertahankan hingga penutupan perdagangan hari ini (18/9/2026).

Jumat (18/9/2026), IHSG ditutup melemah 0,33% ke level 6.441,16, setelah sempat menguat dan menguji level 6.521. Pelemahan terjadi di hampir seluruh sektor, dengan sektor industrial turun 1,64%, properti melemah 1,44%, dan sektor kesehatan turun 1,12%.

Sementara itu, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektoral yang mencatat penguatan, yakni 0,27%.


Baca Juga: Bunga The Fed Tinggi, Infovesta Pilih Obligasi AS dan Money Market USD

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, tekanan terhadap IHSG pada akhir pekan terjadi di tengah perkembangan kebijakan suku bunga global.

Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25%, menyusul kenaikan suku bunga The Federal Reserve sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4,00%.

Kenaikan suku bunga kedua bank sentral tersebut menunjukkan berlanjutnya pengetatan moneter global di tengah risiko inflasi yang masih menjadi perhatian pasar.

Dari sisi teknikal, Praktisi Pasar Modal dan Founder WH-Project William Hartanto bilang, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi yang cenderung melemah. Meski demikian, tren IHSG secara keseluruhan dinilai masih menguat.

Menurutnya, belum terdapat satu sentimen yang secara dominan memengaruhi pergerakan IHSG saat ini. Kondisi tersebut membuat indeks masih bergerak dalam fase konsolidasi.

William memperkirakan, IHSG masih berpotensi melanjutkan konsolidasi pada pekan depan. Namun, fase tersebut dinilai dapat menjadi periode menuju kondisi jenuh sebelum indeks kembali memasuki fase penguatan.

 
SOCI Chart by TradingView

Untuk sektor yang perlu dicermati, ia menyebut saham-saham pertambangan dan kelompok emiten konglomerasi, khususnya yang berkaitan dengan Grup Haji Isam.

Beberapa saham yang disebut antara lain PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dan PT Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU). Ia juga mencermati TUGU dan PT Samudera Indonesia Tbk (SOCI), dengan target harga masing-masing di level Rp 2.000 dan Rp 680- Rp 700.

Pergerakan IHSG pada pekan ini masih dibayangi oleh konsolidasi serta perkembangan kebijakan moneter global. Investor juga akan mencermati bagaimana pasar merespons arah suku bunga global dan perkembangan sentimen yang memengaruhi pasar saham pada pekan berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News