IHSG langsung jatuh 4% sesaat setelah perdagangan dibuka, Senin (23/3)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam mengawali perdagangan Senin (23/3). Mengutip RTI, indeks terkoreksi 4,% ke level 4.025,486 pada pukul 09.08 WIB.

Tercatat 204 saham turun, 39 saham naik dan 54 saham stagnan. Seluruh indeks sektoral memerah. Sektor barang konsumsi paling dalam penurunannya 5,6%. Diikuti manufaktur 5,41% dan infrastruktur 5,18%.

Baca Juga: IHSG turun dalam akibat corona, MAMI yakin harga akan naik lagi


Asal tahu, pekan lalu IHSG turun tajam 14,52% disertai Net Sell Asing sebesar Rp 2,46 triliun. “Masuk diawal pekan Senin, probabilitas IHSG akan kembali turun semakin besar,” kata analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang.

Menyusul jatuhnya DJIA jumat pekan lalu sebesar 4,55% dan EIDO turun 3,01% di tengah semakin bertambahnya jumlah korban tewas secara global akibat Covid-19 mencapai 14,616 orang dan yang terjangkiti mencapai 336,838 orang per 22 Maret.

Penyebaran Covid-19 yang paling cepat dan mengerikan terjadi di Italia yang telah menjangkiti sekitar 59,138 orang dan telah menewaskan 5,476 orang (sehari korban tewas naik +651 orang) dan di AS sendiri sudah menjangkiti 33,546 orang dengan jumlah yang tewas 419 orang. Di Indonesia sudah menjangkiti 514 orang dengan jumlah yang tewas 48 orang.

Di samping itu, turunnya sebagian indeks Bursa Asia Senin pagi seperti: ASX 7,16%, Kospi 6,23%, STI 6,50% juga berpotensi menjadi sentimen negatif bagi kejatuhan IHSG untuk hari ini.

“Mengetahui IHSG berpeluang kembali turun, di tengah secara valuasi banyak saham menjadi sudah semakin sangat attractive, kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan Buy on Weakness maka dapat fokus atas saham super defensive dari Sektor Bank, Konsumer, Telko, FMCG, Batubara dan Rokok dalam perdagangan Senin ini,” rekomendasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto