KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) ditutup merosot tajam pada perdagangan akhir pekan ini tersengat sentimen MSCI yang membuka opsi menurunkan status pasar modal Indonesia. Mengutip data pasar, IHSG ambruk 11,57% atau terpangkas 678,67 poin ke level 5.185,10 pada penutupan perdagangan Jumat (16/10/2026). Semua indeks sektoral kompak melemah jadi pemberat IHSG.
Baca Juga: IHSG Dibuka Rebound ke 6.040, Top Gainers LQ45: HRTA, AMMN, TLKM, Jumat (9/10) Sektor yang turun paling dalam adalah IDX Barang Baku 13,37%, disusul IDX Kesehatan 13,16%, IDX Infrastruktur 13,00%, IDX Perindustrian 11,89%, IDX Energi 11,39%, IDX Bbarang Konsumer Non-Primer 11,12%, dan IDX Transportasi 10,91%. Kemudian sektor IDX Barang Konsumer Primer merosot 10,11%, disusul IDX Sektor Properti dan Real Estate 9m63%, IDX Keuangan 8,98%, dan IDX Teknologi 8,88%. Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 67,61 miliar dengan nilai transaksi Rp 31,58 triliun. Ada sebanyak 775 saham yang turun, 10 saham yang menguat dan 10 saham yang tidak berubah.
Baca Juga: IHSG Menguat ke 6.052 Sesi I, Top Gainers LQ45:HRTA, ADMR, TLKM, Jumat (9/1) Berikut saham
top losers di LQ45: 1. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) 15,00% ke Rp 1.615 per saham 2. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) 15,00% ke Rp 476 per saham 3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 15,00% ke Rp 1.190 per saham 4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 14,97% ke Rp 1.250 per saham 5. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 14,92% ke Rp 1.055 per saham
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News