IHSG Masih Rentan Terkoreksi, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini (3/6)



MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,54% ke 7.065 pada penutupan Senin, 2 Juni 2025. Pergerakannya masih didominasi oleh tekanan jual. 

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana dalam riset pagi menyebut, saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave [b] dari wave A pada label hitam.

Hal tersebut berarti, IHSG rawan melanjutkan koreksi ke rentang area 6.713-7.035 pada hari ini, Selasa, 3 Juni 2025.


Meskipun menguat, diperkirakan akan relatif terbatas untuk menguji rentang 7.088-7.112.

Support IHSG pagi ini di 7.009, 6.945. Sedangkan resistance di 7.263, 7.324.

Sejumlah saham yang bisa dipantau oleh investor ada: 

1. AMRT - Spec Buy AMRT menguat 4,53% ke 2.540 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama AMRT masih mampu berada di atas 2.410 sebagai stoplossnya, maka AMRT diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [c].

Spec Buy: 2.470-2.510 Target Price: 2.630, 2.800 Stoploss: below 2.410

  2. BRPT - Buy on Weakness BRPT terkoreksi 0,79% ke 1.250 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi BRPT sedang berada di awal wave [iv] dari wave C, sehingga BRPT masih rawan melanjutkan koreksinya.

Buy on Weakness: 1.060-1.225 Target Price: 1.355, 1.445 Stoploss: below 1.030

  3.BUMI - Buy on Weakness BUMI menguat 4,24% ke 123 disertai dengan tingginya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BUMI saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [i]. Hal tersebut berarti, BUMI masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 117-121 Target Price: 128, 136 Stoploss: below 114

  4. MYOR - Spec Buy MYOR terkoreksi 2,19% ke 2,230 dan masih didominasi oleh tekanan jual, koreksi MYOR pun masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi MYOR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b], sehingga MYOR masih rawan melanjutkan koreksinya.

Spec Buy: 2.120-2.220 Target Price: 2.420, 2.520 Stoploss: below 2.090

Rekomendasi saham ini bukan ajakan untuk investasi langsung. Risiko investasi ada di tangan masing-masing, sehingga sesuaikan dengan tujuan dan profil risiko masing-masing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: