JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kemarin (11/1) lesu darah. Pada penutupan perdagangan sesi I, indeks melemah 0,45%. Tekanan jual berlanjut pada sesi II hingga indeks ditutup tergerus 0,74% ke posisi 3.909,64. Pemodal masih terombang-ambing sentimen global. Di satu sisi Amerika Serikat (AS) telah menunjukkan harapan pemulihan ekonomi dengan data ekonomi yang cukup positif. Namun, kekhawatiran krisis Eropa masih membayangi pasar. Analis menilai, pelemahan indeks juga terjadi lantaran aksi profit taking, setelah IHSG mengalami penguatan beberapa hari terakhir. "Aksi ambil untung berasal terjadi pada beberapa saham bluechips," ujar Alwi Assegaf, Analis Universal Broker.
IHSG masih tersengat profit taking
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kemarin (11/1) lesu darah. Pada penutupan perdagangan sesi I, indeks melemah 0,45%. Tekanan jual berlanjut pada sesi II hingga indeks ditutup tergerus 0,74% ke posisi 3.909,64. Pemodal masih terombang-ambing sentimen global. Di satu sisi Amerika Serikat (AS) telah menunjukkan harapan pemulihan ekonomi dengan data ekonomi yang cukup positif. Namun, kekhawatiran krisis Eropa masih membayangi pasar. Analis menilai, pelemahan indeks juga terjadi lantaran aksi profit taking, setelah IHSG mengalami penguatan beberapa hari terakhir. "Aksi ambil untung berasal terjadi pada beberapa saham bluechips," ujar Alwi Assegaf, Analis Universal Broker.