KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik anjlok setelah sempat dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (21/5/2026). Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG turun 2,16% ke level 6.181,77 pada pukul 09.45 WIB. Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,82% menjadi 6.318,50 pada Rabu (20/5/2026). Hampir semua sektor mengalami penurunan, dipimpin oleh bahan pokok (-4,67%) diikuti oleh transportasi (-4,22%). Sementara itu, hanya sektor keuangan (+1,21%) dan infrastruktur (+0,05%) yang mencatatkan kenaikan. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, indeks melemah sejalan dengan pasar Asia lainnya karena investor bereaksi terhadap sidang pleno DPR yang menyetujui Peraturan Pemerintah baru tentang tata kelola ekspor komoditas, yang mewajibkan ekspor dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai satu-satunya eksportir.
IHSG Melemah, Ini Saham Pilihan Analis yang Layak Dicermati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik anjlok setelah sempat dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (21/5/2026). Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG turun 2,16% ke level 6.181,77 pada pukul 09.45 WIB. Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,82% menjadi 6.318,50 pada Rabu (20/5/2026). Hampir semua sektor mengalami penurunan, dipimpin oleh bahan pokok (-4,67%) diikuti oleh transportasi (-4,22%). Sementara itu, hanya sektor keuangan (+1,21%) dan infrastruktur (+0,05%) yang mencatatkan kenaikan. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, indeks melemah sejalan dengan pasar Asia lainnya karena investor bereaksi terhadap sidang pleno DPR yang menyetujui Peraturan Pemerintah baru tentang tata kelola ekspor komoditas, yang mewajibkan ekspor dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk sebagai satu-satunya eksportir.
TAG:
- ekspor komoditas
- BNI Sekuritas
- MNC Sekuritas
- proyeksi IHSG
- saham HRTA
- saham BBCA
- IHSG hari ini
- rekomendasi saham
- saham BBRI
- strategi investasi
- saham BDMN
- saham AMRT
- saham pilihan
- saham TPIA
- Saham MBMA
- Saham AMMN
- saham BREN
- Fanny Suherman
- Herditya Wicaksana
- Suku Bunga BI
- saham AADI
- Saham WIFI
- Saham PADI
- Analisis pasar saham
- Saham DSSA
- Saham UNTR