IHSG melemah ke 6.068 pada Kamis (17/6), asing catat net sell Rp 633 miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,17% atau 10,12 poin ke 6.068,45 hingga tutup perdagangan Kamis (17/6). Investor asing mencatat net buy Rp 181,05 miliar di pasar reguler.

Tapi, secara total, investor asing mencatat net sell Rp 632,84 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Multipolar Tbk (MLPL) Rp 528,2 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 70 miliar, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Rp 69,1 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 153,7 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 127,4 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 122,1 miliar.


Baca Juga: Rupiah Jisdor melemah 0,85% ke Rp 14.378 per dolar AS pada hari ini (17/6)

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 5,84%
  • PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 2,88%
  • PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 2,63%
Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -5,46%
  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -4,53%
  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA) -4,50%
Baca Juga: Ini enam langkah kebijakan BI untuk dorong pemulihan ekonomi

Delapan dari 11 indeks sektoral turun bersama dengan IHSG. Sektor energi anjlok paling dalam, yakni 1,46%. Sektor barang konsumsi proper turun 1,08%. Sektor properti dan real estate tergerus 0,72%. Sektor transportasi dan logistik turun 0,66%. Sektor kesehatan terkoreksi 0,60%. Sektor infrastruktur melemah 0,36%. Sektor barang konsumsi nonprimer turun 0,28% dan sektor barang baku turun 0,16%.

Sektor teknologi masih tercatat menguat 2,05%. Sektor perindustrian menguat 0,67%. Sektor keuangan naik 0,21%.

Total volume transaksi bursa mencapai 27,75 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,52 triliun. Sebanyak 327 saham turun harga. Ada 179 saham menguat dan 144 saham flat.

Baca Juga: BI kembali tahan suku bunga acuan di level 3,50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati