IHSG Menguat, Pasar Menanti Hasil Rebalancing MSCI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek di tengah penantian investor terhadap rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) dan hasil rebalancing indeks MSCI.

MSCI akan mengumumkan hasil August 2026 Index Review pada Kamis (13/8/2026) dini hari waktu Indonesia. Pelaku pasar berharap MSCI mencabut kebijakan pembekuan atau freeze terhadap saham Indonesia dalam perhitungan indeks global. 

Sejalan dengan itu, IHSG ditutup menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026), setelah sebelumnya tertekan dalam dua hari perdagangan.


Baca Juga: Teknologi AI Perkuat Mitigasi Risiko Aset Digital

IHSG naik 105,93 poin atau 1,69% ke level 6.373,85 pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Penguatan tersebut juga disertai dengan munculnya volume pembelian, menunjukkan adanya peningkatan minat beli investor setelah IHSG sempat terkoreksi pada perdagangan sebelumnya.

"Setelah selama dua hari IHSG mengalami tekanan, investor cenderung optimis menjelang dirilisnya data inflasi AS dan rebalancing indeks MSCI yang akan diumumkan besok pagi," ujar Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, kepada Kontan, Rabu (12/8/2026).

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,09% ke level Rp 17.877 per dolar AS pada Rabu (12/8). Sementara itu, mata uang Asia cenderung bergerak variatif menjelang rilis data inflasi konsumen (CPI) AS nanti malam.

Baca Juga: Rupiah Melemah Menjadi Rp17.877, Pasar Waspadai Geopolitik dan Inflasi AS

Menurut Alrich, secara teknikal IHSG masih menunjukkan sinyal positif. IHSG mampu bertahan di area support 6.250-6.270 dan berbalik menguat hingga ditutup di atas rata-rata pergerakan MA5 dan MA50.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek. Alrich memperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.400 pada perdagangan Kamis (13/8/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News