IHSG menguat tipis, saham-saham ini dikoleksi asing Jumat (11/12)



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada perdagangan akhir pekan. IHISG naik tipis 0,08% atau naik 4.631 poin ke level 5.938.329 pada perdagangan Jumat (11/12).

Mengutip data RTI, enam dari 10 sektor menghijau, antara lain sektor konstruksi naik 2,38%, sektor perkebunan menguat 2,10%, sektor tambang bertambah 1,22% dan sektor perdagangan menguat 0,99%.

Sedangkan sektor yang tertekan adalah sektor barang-barang konsumsi turun 2,56%, sektor manufaktur terpangkas 1,41%, sektor aneka industri tertekan 1,26% dan sektor infrastruktur merosot 0,21%.


Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 27,31 miliar saham dengan total nilai perdagangan mencapai Rp 19,66 triliun. Sebanyak 205 saham menguat, 266 saham memerah dan 157 saham stagnan.

Baca Juga: Sepekan asing bukukan net sell Rp 1,74 triliun, IHSG masih kuat menanjak 1,98%

Namun, asing membukukan net sell sebesar Rp 1,31 triliun di seluruh pasar. Kendati demikian sejumlah saham ini masih dikoleksi asing.

Asing membukukan net buy atau beli bersih terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 632,3 miliar. Saham BBCA pun menguat 2,43% ke Rp 33.675 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 45,9 juta dengan nilai transaksi Rp 1,5 triliun.

Asing juga memborong saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 63,4 miliar. Namun saham ARTO tertekan 1,19% ke Rp 3.310 per saham. Total volume perdagangan saham ARTO mencapai 39,8 juta dengan nilai transaksi RP 70,1 juta.

Asing juga mengoleksi saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) sebesar Rp 52,9 miliar. Saham TKIM juga merosot 0,25% ke Rp 10.025. Total volume perdagangan saham TKIM mencapai 15,7 juta dengan nilai transaksi Rp 153,8 miliar.

Baca Juga: IHSG turun tipis ke 5.930 di akhir sesi I Jumat (11/12), net sell jumbo di saham SCMA

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada perdagangan Jumat:

Editor: Noverius Laoli