IHSG merah mengekor penurunan bursa Asia



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di teritori negatif pada Kamis (10/12). Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.21 WIB, indeks tercatat turun 0,28% menjadi 4.451,88.

Saham-saham yang berada di jajaran top losers pagi ini antara lain: PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) turun 9,56% menjadi Rp 123, PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) turun 9,56% menjadi Rp 123, dan PT Star Pacific Tbk (LPLI) turun 9,18% menjadi Rp 178.

Sedangkan di posisi top gainers, terdapat saham-saham: PT Keramika Indonesia Asosiasi Tbk (KIAS) naik 24,14% menjadi Rp 108, PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik 22,27% menjadi Rp 1.565, dan PT Bank Harda Internasional Tbk(BBHI) naik 13,64% menjadi Rp 125.


Sementara itu, secara sektoral, ada tujuh sektor yang tertekan. Tiga sektor dengan penurunan terdalam antara lain: sektor infrastruktur turun 0,74%, sektor perdagangan turun 0,44%, dan sektor keuangan turun 0,28%.

Sejalan dengan Asia

Penurunan IHSG kali ini sejalan dengan penurunan bursa Asia. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 10.16 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2%. Dalam setiap tiga saham yang turun, hanya ada satu saham yang mampu naik.

Sementara itu, indeks Topix Jepang melorot 1%. Adapun indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,3% dan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turun 0,2%. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan berhasil reli 0,1% di Seoul.

Bursa Asia tertekan karena pelemahan yen Jepang menggerus kinerja saham-saham berbasis eksportir. Selain itu, harga minyak dunia masih diperdagangkan di kisaran level terendahnya dalam enam tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie