IHSG Naik 0,05% ke 8.980 Hari Ini (27/1) Usai Deputi Gubernur BI Baru Terpilih



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak menghijau hari ini pasca terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Sebagai gambaran, wakil menteri keuangan itu merupakan politisi Partai Gerindra sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Tim Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan, latar belakang Thomas di Kemenkeu dan kedekatannya dengan Presiden Prabowo memberi sinyal penguatan koordinasi fiskal–moneter.


Baca Juga: IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways pada Rabu (28/1/2026), Ini Sentimen Penggeraknya

“Namun di tengah sorotan pasar atas pencalonan ini, pemerintah dan BI perlu terus menegaskan komitmen menjaga independensi kebijakan moneter demi mempertahankan kepercayaan investor asing,” katanya dalam riset tanggal 27 Januari 2026.

Head of Research Kisi Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan, respons pasar terkait terpilihnya Thomas tampak netral. Sebab, posisinya dilihat sebagai jembatan harmonisasi fiskal-moneter.

“Alhasil, ini memberikan kepastian bahwa kebijakan BI bisa selaras untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintah tanpa mengorbankan stabilitas,” ujarnya kepada Kontan, Selasa (27/1).

Menurut Wafi, sentimen tersebut sifatnya jangka pendek. Dampak positifnya ke pasar saham akan lebih terasa di sektor infrastruktur dan sektor perbankan BUMN.

“Sementara, di pasar obligasi mungkin sedikit volatil, sembari investor terus memantau independensi kebijakan moneter ke depan,” katanya.

Di kuartal I-2026, IHSG diproyeksikan masih bullish dengan rentang pergerakan di level 9.100 – 9.200. Katalis pendorongnya berasal dari momentum bulan Ramadan pada Februari-Maret dan ekspektasi penurunan suku bunga global. “Sektor yang positif di kuartal I antara lain perbankan, ritel, dan konsumer,” tuturnya.

Baca Juga: River Sebut 60% Bank Terbesar AS Bersiap Masuk Bitcoin

Wafi pun merekomendasikan beli untuk BBRI, MYOR, dan PTPP dengan target harga masing-masing Rp 5.100 per saham, Rp 3.100 per saham, dan Rp 580 per saham.

Selanjutnya: Penjualan Mobil Listrik Lampaui Mobil Bensin di Uni Eropa untuk Pertama Kalinya

Menarik Dibaca: Tren Warna Biru 2026 dari Dulux, Ini Manfaatnya untuk Hunian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News