KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada sesi pertama perdagangan Rabu (15/4/2026), sejalan dengan kenaikan mayoritas bursa saham Asia-Pasifik. Mengutip data RTI, IHSG naik 0,44% atau 33,617 poin ke level 7.709,568. Pergerakan pasar didominasi sentimen positif dengan 418 saham menguat, 229 saham melemah, dan 168 saham stagnan.
Baca Juga: Anak Usaha ELPI Peroleh Kapal MPSV Bourbon Evolution 805 Melalui Lelang Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total volume mencapai 33,13 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 13,6 triliun. Dari sisi sektoral, sembilan indeks sektor menguat dan menjadi penopang utama laju IHSG. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi yakni IDX-Trans yang melonjak 3,43%, disusul IDX-Industry naik 3,30%, serta IDX-Basic menguat 1,11%. Top Gainers dan Losers LQ45 Di jajaran saham unggulan, sejumlah emiten mencatat kenaikan signifikan.
Baca Juga: Pergerakan IHSG Dibayangi Pelemahan Rupiah, Ini Saham Pilihan Untuk Kuartal II-2026 Saham top gainers LQ45:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 6,31% ke Rp 10.950
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 6,23% ke Rp 3.410
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 6,23% ke Rp 6.825
Sementara itu, saham yang mengalami tekanan (top losers):
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 1,92% ke Rp 6.375
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah 1,53% ke Rp 258
- PT Indosat Tbk (ISAT) turun 1,43% ke Rp 2.070
Baca Juga: Harga Naik Tajam, Saham KONI dan BAPA Masuk Radar UMA Bursa Asia Menguat, Sentimen Global Positif Kenaikan IHSG sejalan dengan penguatan pasar saham Asia-Pasifik yang mengikuti reli Wall Street semalam. Optimisme investor meningkat seiring turunnya harga minyak dan harapan solusi diplomatik konflik Timur Tengah. Seorang pejabat Gedung Putih menyebutkan bahwa putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran sedang dibahas, meski belum ada jadwal resmi. Presiden Donald Trump juga menyatakan bahwa pihak Iran disebut ingin mencapai kesepakatan. Di pasar komoditas, harga minyak sempat melemah sebelum kembali menguat. West Texas Intermediate (WTI) naik 0,47% ke US$ 91,72 per barel, sementara Brent menguat 1,03% ke US$ 95,77 per barel.
Baca Juga: INTP Berencana Kurangi Modal Lewat Penarikan Saham Hasil Buyback Pergerakan Bursa Asia
Mayoritas indeks saham Asia mencatat kenaikan signifikan:
- Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,87% dan Kosdaq naik 2,97%
- Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,89% dan Topix naik 0,57%
- Indeks CSI 300 China naik tipis 0,17%
- Indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 0,76%
- Indeks Nifty 50 India menguat 1,75% setelah libur
- Indeks S&P/ASX 200 Australia cenderung stagnan
Penguatan regional ini turut didorong sentimen korporasi dan kebijakan fiskal, termasuk rencana pemerintah China menerbitkan obligasi pemerintah senilai 15,5 miliar yuan di Hong Kong pada 22 April mendatang. Secara keseluruhan, kombinasi sentimen global yang lebih kondusif dan penguatan sektor-sektor domestik menjadi katalis utama pergerakan IHSG di zona hijau pada perdagangan pagi ini. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News