KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah ke zona hijau pada perdagangan sesi pertama Senin (13/4/2026), setelah sempat dibuka melemah hingga 1%. Mengutip data RTI, IHSG menguat 0,46% atau 34,235 poin ke level 7.492,731. Pergerakan pasar didominasi saham naik dengan 348 emiten menguat, 305 melemah, dan 162 saham stagnan.
Baca Juga: Rupiah Terus Melemah ke Rp 17118. Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (13/4) Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor. Tercatat tujuh indeks sektoral menguat, dengan kenaikan tertinggi pada sektor bahan baku (IDX-Basic) sebesar 2,53%, diikuti sektor energi (IDX-Energy) 2,40%, serta sektor industri (IDX-Industry) 1,88%. Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 15,40% ke Rp 2.210
- PT Medco Energi Internasional (MEDC) naik 5,79% ke Rp 1.645
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 4,57% ke Rp 915
Baca Juga: Prospek Emas Masih Berliku, Simak Arah Harga Spot dan Antam Pekan Ini Saham-saham top losers LQ45:
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,18% ke Rp 3.140
- PT Astra International Tbk (ASII) turun 1,98% ke Rp 6.175
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) turun 1,75% ke Rp 1.125
Baca Juga: Negosiasi AS-Iran Gagal, Rupiah Melemah dan Risiko Defisit APBN Melebar Di sisi global, mayoritas bursa Asia-Pasifik justru bergerak di zona merah. Sentimen negatif dipicu oleh kegagalan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang meningkatkan kekhawatiran konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Kondisi tersebut turut mendorong lonjakan harga minyak dunia. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak 8,54% ke level US$ 104,82 per barel, sementara Brent naik 7,27% ke US$ 102,51 per barel. Selain itu, laporan menyebut Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan kembali opsi serangan udara terhadap Iran, menambah ketidakpastian pasar global.
Baca Juga: IHSG Menguat, IPOT Sarankan Trading Selektif di Tengah Ketidakpastian Sejumlah indeks utama Asia mencatat pelemahan. Indeks Nifty 50 India menjadi yang terburuk dengan penurunan hampir 2%. Sementara itu, Nikkei 225 Jepang turun 1,09%, Topix melemah 0,67%, Kospi Korea Selatan turun 1,26%, dan S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,53%. Di China, indeks CSI300 turun tipis 0,12%, sedangkan Hang Seng Hong Kong melemah 1,22%. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News