IHSG Naik 2,35% Sepekan Terakhir, Saham-Saham Ini Layak Dilirik untuk Pekan Depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 2,35% dalam sepekan terakhir ke level 7.634 saat perdagangan ditutup Jumat (17/4/2026).

Sementara pada Jumat, IHSG menguat 0,17% meski sempat bergerak ke zona merah di tengah sesi II.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan IHSG dalam sepekan terakhir turut disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian di pasar.


Para investor masih mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang sampai saat ini belum menemukan jalan tengahnya.

Baca Juga: IHSG Menguat 6,14% Sepekan, Cek Prediksi Pekan Depan

Kinerja IHSG juga dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas emas yang menguat dan minyak dunia yang melemah. 

"Dari domestik, penguatan IHSG ditopang oleh pergerakan saham emiten-emiten konglomerasi," kata dia, Jumat (17/4/2026).

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang menilai, penguatan IHSG ditopang oleh antisipasi berbagai aksi korporasi emiten serta koreksi harga minyak mentah dunia.

Dari sisi global, menjelang berakhirnya periode gencatan senjata AS-Iran sepanjang dua pekan yakni pada 21 April 2026, AS dan Iran kembali saling mengirimkan ancaman, sehingga membuat ketegangan mulai meningkat.

Pernyataan keras antar kedua negara terutama terkait dengan Selat Hormuz, dikhawatirkan akan memperburuk situasi di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: IHSG Naik 0,44% ke 7.709 Sesi I Rabu (15/4), Top Gainers: Saham AADI, MDKA, INCO

"Investor global juga menantikan apakah gencatan senjata akan diperpanjang atau justru akan terjadi kembali eskalasi konflik yang lebih luas," ujar dia, Jumat (17/4/2026).

Pada pekan depan, Alrich menyebut para investor akan menanti sejumlah sentimen dari Tanah Air.

Di antaranya adalah hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada tengah pekan nanti, data pertumbuhan kredit dan M2 Money Supply.