IHSG parkir di zona merah pada akhir pekan, saham-saham banyak dilego asing



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, Jumat (12/11) IHSG ditutup merosot 40.288 poin atau -0,60% ke level 6.651.054.

Sepanjang perdagangan Jumat, IHSG lebih banyak berada di zona merah. Namun dalam sepekan IHSG masih menguat 1,05%.

Tekanan pada IHSG disebabkan merosotnya tujuh dari 11 sektor. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor keuangan -1,17%, sektor barang konsumen non primer -1,10%, sektor energi -0,64%, sektor teknologi -0,51%, sektor properti dan real estate -0,38%, sektor infrastruktur -0,30% dan sektor barang konsumen primer -0,19%.


Sementara empat sektor yang menguat adalah sektor transportasi 1,14%, sektor barang baku 1,05%, sektor kesehatan 0,90% dan sektor perindustrian 0,18%.

Baca Juga: IHSG turun 0,60% ke 6,651 pada perdagangan Jumat (12/11), asing beli MDKA, BMRI, BEBS

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 45,57 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 11,63 triliun. Ada 304 saham yang merosot, 212 saham yang menguat dan 155 saham yang stagnan.

Kendati IHSG turun, tapi investor asing mencatat net buy sebesar Rp 53,35 miliar di seluruh pasar. Namun asing juga mencatat net sell terbesar pada saham-saham berikut.

Investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 85,3 miliar. Saham TLKM pun merosot -1,37% ke Rp 3.600 per saham. Total volume perdagangan saham TLKM mencapai 115,14 juta dengan total nilai transaksi Rp 417,0 miliar.

 
TLKM Chart by TradingView

Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga banyak dilego asing sebesar Rp 77,6 miliar. Saham ARTO ditutup anjlok -4,76% ke Rp 15.500 per saham. Total volume perdagangan saham ARTO mencapai 33,60 juta dengan total nilai transaksi Rp 525,7 miliar.

Baca Juga: Ekonomi Malaysia kontraksi 4,5% di kuartal III-2021, ini penyebabnya

Kemudian saham PT Sina Mas Multiartha Tbk (SMMA) juga dilepas asing sebesar Rp 45,9 miliar. Saham SMMA ditutup stagnan di Rp 11.200 per saham. Total volume perdagangan saham SMMA mencapai 4,30 juta dengan total nilai transaksi Rp 48,6 miliar.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Jumat:

Editor: Noverius Laoli