IHSG pekan depan menanti sinyal neraca perdagangan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan lalu ditutup menguat. Pada penutupan perdagangan Jumat(14/9) indeks di akhiri naik 1,25% ke level 5.931. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) Rp 270,74 miliar.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengungkap indeks ditopang dari meredanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok, yang mana AS akan melakukan pembicaraan seputar trade war kembali dalam waktu dekat. Itulah yang menjadi sentimen positif bagi para investor untuk mendorong indeks rebound Jumat lalu.

"Diharapkan, Tiongkok akan bernasib sama seperti meredanya perang dagang antara AS-Meksiko, sebab perang tariflah yang membuat nilai tukar mata uang di negara berkembang fluktuatif di beberapa bulan ini," kata Valdy, akhir pekan ini.


Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga menyatakan berbagai kebijakan, bahkan BI telah melakukan intervensi sampai Rp 3 triliun untuk menguatkan nilai rupiah. 

Juan Harahap, analis Artha Sekurias Indonesia menjelaskan, penguatan IHSG Jumat lalu didorong rebound indeks saham regional.

Untuk hari Senin, Juan memprediksi, IHSG besok Senin (17/9) akan menguat di level support 5.849 dan resistance 5972. Dengan sentimen yang didorong oleh kondisi global yang mulai kondusif terkait perang dagang AS dengan China. Serta juga dari domestik, investor mengantisipasi data neraca perdagangan yang akan rilis awal pekan ini.

Senada, Valdy meramalkan indeks hari Senin akan menguji rentang 5.845-5.975. Indeks di awal pekan ini akan disetir data neraca perdagangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia