IHSG Rebound, Begini Proyeksinya hingga Akhir Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,07% ke 7.458 pada akhir perdagangan Jumat (10/4/2026). Dalam sepekan, IHSG menguat 6,14%.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan, pergerakan pasar saat ini didorong ekspektasi dari narasi perdamaian antara Iran dengan Amerika Serikat (AS). 

“Namun, pasar membutuhkan langkah-langkah konkret dalam jangka pendek. Jangka waktu pendek itu terkait dengan adanya proses perdamaian,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (10/4/2026).


Baca Juga: Saham di Papan Pengembangan Jadi Perhatian Investor, Awas Ada Risiko Mengintai

Sayangnya, pasar masih rapuh dan membutuhkan alasan yang lebih kuat agar bisa bergerak lebih positif. Pasar juga menantikan data ekonomi yang baik dari AS, China, Jepang, dan domestik.

“Meskipun inflasi bergerak naik, tetapi data ketenagakerjaan masih baik,” ungkapnya.

IHSG diproyeksi bisa bergerak hingga level 7.700 pada akhir semester I 2026 jika konflik geopolitik di Timur Tengah bisa benar-benar mereda.

Dari sentimen domestik, pada akan memperhatikan perbaikan kebijakan fiskal Indonesia.

Baca Juga: Cisarua Mountain Dairy (CMRY) Siap Bagi Dividen Final Rp 100 Per Saham, Ini Jadwalnya

“Harapannya pada 18 April nanti betulan ada perdamaian antara AS dan Iran, sehingga IHSG dan pasar global akan kembali melesat,” ungkapnya.

Nico melihat, sektor yang bisa dilirik saat ini adalah sektor energi dan finansial.

“Sektor komoditas minyak, emas, dan gas juga masih bisa dilirik. Selain itu, sektor consumer goods,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: