IHSG rebound di tengah memerahnya bursa Asia



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound mengawali perdagangan Selasa (17/1) pagi. Data RTI menunjukkan indeks dibuka naik 0,12% ke level 5.276,49 pukul 09.09 WIB.

Ada 104 saham bergerak naik, 50 saham bergerak turun, dan 91 saham stagnan. Volume perdagangan 1,05 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 332,2 miliar.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menghijau. Sektor industri memimpin penguatan 0,39%. Sementara, sektor perdagangan paling dalam penurunannya 0,14%.


Kembali, investor asing masih memilih untuk melepas saham. Saat ini, net sell asing sekitar Rp 2,767 miliar.

Analis NH Korindo Securities Indonesia Bima Setiaji optimistis IHSG akan kembali masuk dalam tren penguatan menyusul nilai neraca perdagangan Indonesia periode Desember 2016 mengalami sebesar US$ 992,1 juta.

"Sentimen itu akan menjaga stabilitas mata uang rupiah sehingga investor di pasar modal tidak khawatir fluktuasi kurs yang akhirnya berimbas positif terhadap IHSG kedepan," katanya.

Di sisi lain, pasar saham Asia melorot dibayangi pidato Perdana Menteri Inggris Theresa May dan menjelang pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump.

"Ada sedikit kecemasan dan gugup menjelang pelantikan Trump dan pada posisi U.K di Eropa," kata Niv Dagan, direktur eksekutif Peak Asset Management LLC dilansir dari Bloomberg.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5 % pada pukul 09.36 waktu Tokyo, melanjutkan pelemahan tiga hari berturut-turut. Indeks Topix Jepang turun 1,3 %. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 0,8 %.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto