IHSG telah menguat enam hari, waspadai profit taking



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat selama enam hari berturut-turut. Dalam periode itu, IHSG telah naik 327,88 poin atau 5.57%. Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, ada peluang IHSG dilanda aksi profit taking pada perdagangan hari ini, Jumat (4/6). 

"Nampaknya mesin IHSG mulai kepanasan sehingga perlu cooling down alias ada peluang terkena profit taking," ujarnya dalam riset, Jumat (4/6). Potensi penurunan IHSG juga diperkuat dengan terkoreksinya indeks Dow Jones sebesar 0.07%. Prediksi dia, IHSG akan bergerak di rentang 6.034 - 6.145. 

Baca Juga: Bursa Asia kompak memerah, mengekor pelemahan Wall Street


Tak hanya itu, sejumlah harga komoditas juga terlihat menurun. Misalnya saja, harga emas yang turun 2,01%, batubara turun 1,23%, nikel turun 1,54% dan timah turun 2,39% 

Sehingga, Edwin melihat investor perlu berhati-hati terhadap tekanan jual pada saham-saham berbasis komoditas. Apalagi, masih ada sentimen negatif dari sejumlah perusahaan yang masih menderita kerugian dan menunda pembayaran utang. 

Meski demikian, Edwin melihat ada peluang beli untuk sejumlah saham pilihan, seperti CPIN, TBIG, ICBP, BBNI, MAPI, SSIA, TOWR, JPFA, INDF, BJTM, KLBF, dan BJBR. Sebagai informasi, kemarin, Kamis (3/6) IHSG menguat 59,94 poin atau 0,99% ke level 6.091,51. 

Baca Juga: Bursa Jumat 4/6 segera dibuka, simak prediksi IHSG & rekomendasi saham hari ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Narita Indrastiti