IHSG terindikasi dalam tren bearish



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu mempertahankan penguatan. Setelah sempat rebound kemarin usai tertekan tiga hari berturut-turut, indeks justru kembali melemah pada Rabu (28/3).

IHSG ditutup melemah 1,10% atau setara 68,51 poin ke level 6.140. Analis memperkirakan, melemahnya indeks masih akan berlanjut pada perdagangan Kamis (29/3).

Pola pergerakan indeks menunjukkan indikator MACD yang masih melemah. Sedangkan, stochastic membentuk dead cross dan masuk dalam area jenuh jual. Terlebih indikator bollinger mengarah ke bawah dan ADX line menguat di atas level 20 disertai oleh posisi -DI line yang berada di atas +DI line.


"Hal itu memberikan indikasi bearish yang kuat," ujar analis Yuanta Sekuritas Parningotan Julio. Indeks diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.082-6.236.

Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra memprediksi hal serupa. Investor terlihat masih kurang percaya diri sehingga memilih untuk keluar. Hal itu tercermin dari IHSG yang mencatatkan new volume breakout.

IHSG menguji level 6.100. Pada saat yang bersamaan juga semakin dekat ke level MA200. " Jika break 6.100 maka peluang menuju level MA200 sangat terbuka," imbuh Aditya.

Prediksi Aditya, besok, IHSG kembali melemah dengan rentang pergerakan 6.090-6.200. Bahkan bisa menuju di bawah level 6.000 jika melihat potensi pergerakan MA200.

Saham ZINC, ESSA, RALS, ROTI dan BBRI layak untuk dicermati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini