IHSG Terkoreksi 0,65% pada Sesi I, Selasa (1/11), Setelah Rilis Data Inflasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada perdagangan sesi pertama, Selasa (1/11). Mengutip RTI, indeks turun 0,65% atau 46,239 poin ke level 7.052,651.

Tercatat 326 saham turun, 188 saham naik, dan 178 saham stagnan. Total volume perdagangan 13,23 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 7,66 triliun.

Sebanyak delapan indeks sektoral menekan IHSG. Tiga sektor paling dalam penurunannya yakni IDX-Energy 1,67%, IDX-NonCyc 1,26%, dan IDX-Finance 1,14%.


Saham-saham top losers LQ45:

- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 5,67%

- PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 4,51%

- PT Medco Energi International Tbk (MEDC) turun 4,33%

Baca Juga: IHSG Melaju 0,18% pada Awal Perdagangan Selasa (1/11), Jelang Rilis Data Inflasi

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik 8,36%

- PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) naik 4,48%

- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 3,88%

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Oktober 2022 mencapai 5,71% secara tahunan atau year on year (yoy). Inflasi ini mengalami penurunan 0,24% dari imflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 5,95% yoy.

“Kalau September lalu inflasi kita 5,95% yoy, pada Oktober 5,71% yoy,” tutur Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konferensi pers, Selasa (1/10).

Setianto  mengatakan, tekanan inflasi yang terlihat melemah ini tertinggi disumbang  oleh beberapa komoditas seperti bensin, tarif Angkatan dalam kota, tarif kendaraan antar kota dan tarif kendaraan online, serta bahan bakar rumah tangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto