IHSG tersungkur hingga 1,37% di akhir sesi I



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjungkal hingga 1,37% atau 86,78 poin ke 6.252,46 pada akhir sesi I, Rabu (3/1). Sembilan sektor memberati IHSG sepanjang sesi I hari ini.

Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, analis Binaartha Parama Sekuritas mengatakan, support maksimal IHSG pada 6.250 telah tercapai. "Untuk sesi kedua, saya menilai bahwa pergerakan IHSG tidak turun di bawah 6.240," kata Nafan, Rabu (3/1).

Hanya sektor perkebunan yang masih naik tipis 0,02% hingga rehat perdagangan. Sementara sektor infrastruktur mencetak penurunan paling dalam, yakni 2%.


Lima sektor lain turun lebih dari 1%. Kelima sektor ini adalah sektor barang konsumer 1,81%, sektor manufaktur 1,62%, sektor aneka industri 1,52%, sektor keuangan 1,41%, dan sektor industri dasar 1,14%.

Tiga sektor melemah kurang dari 1%. Ketiga sektor ini adalah sektor perdagangan 0,87%, sektor konstruksi 0,61%, dan sektor pertambangan 0,13%.

Volume transaksi bursa hingga siang ini mencapai 4,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,30 triliun. Sebanyak 200 saham melemah, 133 saham masih menguat, dan 106 saham tetap.

Berikut top losers pada indeks LQ45: - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) -3,85% - PT United Tractors Tbk (UNTR) -3,81% - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -3,11%

Sedangkan top gainers LQ45 terdiri dari: - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 3,28% - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 1,49% - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 0,81%

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 121,4 miliar di pasar reguler dan Rp 143,64 miliar di seluruh pasar. Penjualan bersih terbesar asing adalah saham TLKM sebesar Rp 126,9 miliar, UNTR Rp 32,9 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 25,2 miliar.

Sedangkan pembelian bersih asing masih terjadi pada saham-saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 27,4 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 10,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 10,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati