IHSG turun 0,16% ke 6.248 di akhir perdagangan Senin (8/3)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun di awal pekan ini. Senin (8/3), IHSG turun 0,16% atau 10,28 poin ke 6.248,46 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meski IHSG turun, hanya empat sektor yang tergerus hingga tutup pasar. Sektor tambang mencatat penurunan paling dalam, yakni 2,59%. Sektor barang konsumsi turun 0,52%. Sektor keuangan turun 0,43%. Sektor manufaktur melemah tipis 0,05%.

Sektor perkebunan justru melesat 2,11%. Sektor infrastruktur naik 0,73%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,68%. Sektor aneka industri naik 0,57%. Sektor industri dasar naik 0,31%. Sektor konstruksi dan properti naik 0,21%.


Total volume transaksi bursa mencapai 25,81 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,85 triliun. Sebanyak 255 saham turun harga. Ada 220 saham yang menguat dan 159 saham flat.

Baca Juga: IHSG melemah 0,19% ke 6.246 pada sesi I hari ini, asing catat net sell

Top losers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -6,21%
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) -5,79%
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) -2,46%
Top gainers LQ45 terdiri dari:

  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 9,41%
  • PT United Tractors Tbk (UNTR) 7%
  • PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) 6,99%
Baca Juga: Tak bertenaga, rupiah ditutup melemah ke Rp 14.360 per dolar AS pada hari ini (8/3)

Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 469,63 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih (net buy) terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 307,9 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 61,5 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 60,2 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan pembelian bersih (net sell) terbesar asing adalah PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 112,4 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 45,6 miliar, dan PT Telkom Indonesia (TLKM) Rp 38,5 miliar.

Baca Juga: Instrumen saham diperkirakan akan terus melanjutkan tren positif di tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati