IHSG turun 0,70% ke 5.928 pada akhir perdagangan Jumat (7/5)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (7/5), IHSG turun 0,70% atau 41,93 poin ke 5.928,31 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam sepekan, IHSG melemah 1,12%

Dari seluruh indeks sektoral, hanya satu indeks yang menguat. IDX Healthcare menguat 0,45%.

IDX Industrial mencatat penurunan paling dalam, yakni 1,02%. IDX Financial merosot 0,92%. IDX Basic Materials melemah 0,90%. IDX Consumer Cyclical melemah 0,77%. IDX Transportation turun 0,74%. IDX Infrastructure melemah 0,74%. IDX Property turun 0,59%. IDX Technologies melemah 0,31%. IDX Consumer Noncyclical turun 0,31%. IDX Energy melemah 0,16%. 


Total volume transaksi bursa mencapai 14,42 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,702 triliun. Sebanyak 308 saham turun harga. Ada 164 saham yang menguat dan 160 saham flat.

Baca Juga: Mirae Asset Sekuritas prediksikan IHSG naik beberapa bulan ke depan, ini pendorongnya

Top losers LQ45 hari ini adalah:

  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -3,86%
  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -3,72%
  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -3,65%
Top gainers LQ45 terdiri dari:

  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 2,99%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 2,82%
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 2,31%
Baca Juga: IHSG melemah 0,41% ke 5.945 pada sesi I hari ini, net sell asing Rp 113,56 miliar

Investor asing mencatat net buy Rp 146,62 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 148,3 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 72,3 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 62,1 miliar, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 51,5 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 66,9 miliar, PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) Rp 64 miliar, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 44,8 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 33,9 miliar.

Baca Juga: Cadangan devisa naik jadi US$ 138,8 miliar pada Akhir April 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati