IHSG Turun 1,10% ke 6.841 di Akhir Sesi I, Senin (23/5)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun makin dalam di akhir perdagangan sesi I hari ini. Senin (23/5) pukul 11.30 WIB, IHSG melorot 1,10% atau 76,44 poin ke 6.841,70.

Penurunan IHSG terseret oleh delapan indeks sektoral. Sektor teknologi terjun 1,64%. Sektor perindustrian melorot 1,34%. Sektor keuangan merosot 1,13%. Sektor barang konsumsi primer tergerus 0,98%. Sektor infrastruktur melemah 0,86%. Sektor energi turun 0,60%. Sektor barang baku melemah 0,28%. Sektor properti dan real estat turun tipis 0,06%.

Meski IHSG turun, ada tiga indeks sektoral yang mengua. Sektor kesehatan melonjak 1,41%. Sektor barang konsumsi nonprimer menguat 0,31%. Sektor transportasi dan logistik menanjak 0,23%.


Total volume transaksi bursa mencapai 13,94 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,85 triliun. Sebanyak 265 saham turun harga. Ada 246 saham yang menguat dan 169 saham flat.

Baca Juga: Kinerja LQ45: Emiten Bank dan Tambang Moncer, Emiten Rokok Masih Tertekan

Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:

  • PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) 5,36%
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 3,21%
  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 2,62%
Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) -5,70%
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -3,50%
  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) -3,25%
Baca Juga: Kurs Rupiah Spot Melemah ke Rp 14.657 pada Senin (23/5) Pagi

Investor asing mencatat net sell Rp 56,30 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 76 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 66,6 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 29,9 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 67,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 53,6 miliar, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 29,7 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati