IHSG Turun 2 Hari Beruntun, Cek Saham yang Banyak Diborong Asing, Kamis (18/6)
Jumat, 19 Juni 2026 00:25 WIB
Oleh: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan untuk hari kedua berturut-turut, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar menjelang pengumuman rebalancing MSCI terhadap saham Indonesia. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup melemah 0,77% atau turun 48,4 poin ke level 6.172,34 pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 6.073,72 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.197 sebelum akhirnya terkoreksi hingga penutupan.
Baca Juga: IHSG Turun Hari Ini (17/6/0, Asing Justru Borong Rp 2,51 Triliun: Cek Sahamnya! Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 25,70 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 17,97 triliun. Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 419 saham melemah dan menjadi penekan indeks, sementara 258 saham menguat dan 137 saham stagnan.
IHSG Memerah Hari Ini, 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (18 Juni 2026).
Tekanan di pasar juga diperkuat oleh aksi jual bersih investor asing yang tercatat sebesar Rp 111,56 miliar di seluruh pasar, menambah sentimen negatif di tengah penantian arah baru indeks global MSCI. Namun di tengah koreksi IHSG, investor asing juga tercatat banyak memborong saham-saham ini. Baca Juga: Asing Masih Net Sell Saat IHSG Melonjak Senin (15/6), Cek Saham yang Banyak Dijual Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Kamis: 1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 789,39 miliar 2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 150,89 miliar 3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 106,91 miliar 4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 82,64 miliar 5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 48,29 miliar 6. PT Timah Tbk (TINS) Rp 33,97 miliar 7. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 19,84 miliar 8. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 12,57 miliar 9. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) Rp 11,99 miliar 10. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 7,9 miliar