IHSG Turun, Asing Catat Net Buy Terbesar pada Saham Big Caps Perbankan, Kamis (5/2)
Jumat, 06 Februari 2026 08:23 WIB
Diperbarui Jumat, 06 Februari 2026 08:25 WIB
Oleh: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi setelah menguat dua hari berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Kamis (5/2/2026), IHSG turun 42,83 poin atau 0,53% ke level 8.103,87. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI menunjukkan, sepanjang sesi IHSG sempat bergerak di zona hijau sebelum berbalik ke zona merah, dengan rentang pergerakan 8.102 hingga 8.214.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,53%, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Kemarin, Kamis (6/2) Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 35,98 miliar saham dengan nilai Rp 20,05 triliun. Tekanan datang dari mayoritas saham yang melemah. Tercatat 349 saham turun, sementara 299 saham menguat dan 172 saham stagnan.
Di sisi lain, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 469,75 miliar di seluruh pasar, turut menekan laju IHSG. Kendati demikian, investor asing tampak banyak mengoleksi saham-saham berfundamental kuat atau big caps perbankan di tengah koreksi IHSG. Baca Juga: Moody’s Pangkas Outlook Indonesia Jadi Negatif, Begini Kata OJK Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Kamis: 1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 390,08 miliar 2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 124,14 miliar 3. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 118,91 miliar 4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 75,31 miliar 5. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 29,67 miliar 6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 27,35 miliar 7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 27,0 miliar 8. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 26,63 miliar 9. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 19,31 miliar 10. PT PP Presisi Tbk (PPRE) Rp 15,21 miliar