IHSG Turun Tipis 0,10% ke 6.534, Top Losers LQ45: MDKA, EXCL, INCO, Senin (14/9)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendapat sentimen positif pelantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan RI.

Sebelumnya IHSG sempat bertahan di zona merah dan turun signifikan terdampak kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed pada rapat bulan September 2026 ini.

Kemudian tingginya harga minyak akibat semakin memanasnya konflik di Timur Tengah turut menekan laju IHSG.


Baca Juga: IHSG Dibuka Turun ke 6.626, Top Losers LQ45: HRTA, EMTK, INDY, Senin (7/9)

Mengutip data Pasar, IHSG ditutup turun tipis 0,10% atau terpangkas 6.534,69 pada penutupan perdagangan, Senin (14/9/2026).

Sebelumnya IHSG sempat turun dalam dan menyentuh level terendah di 6.371,39 pada hari ini. Akan tapi pelantikan Menkeu Baru membuat IHSG mempersempit penurunan.

Mayoritas indeks sektoral turun jadi pemberat IHSG. Sektor yang turun paling adalam adalah kesehatan 2,95%, disusul energi 1,65%, infrastruktur 1,45%, barang baku 1,41, barang konsumer non primer 1,19%, transportasi 0,85%.

Kemudian sektor teknologi turun 0,77%, sector property dan real estate melemah 0,56%, sector barang consumer primer 0,04%. Hanya dua sektor yang menguat yaitu keuangan 0,55% dan perindustrian 0,45%.

Baca Juga: IHSG Dibuka Turun ke 6.685, Top Losers LQ45: CPIN, EMTK, BUMI, Rabu (9/9)

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 34,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,64 triliun.

Ada sebanyak 429 saham turun jadi pemberat IHSG, 219 saham menguat dan 141 saham stagnan.

Top losers di LQ45 adalah: 1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 5,57% ke Rp 2.880 per saham 2. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 3,04% ke Rp 2.550 per saham 3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 2,90% ke Rp 4.690 per saham

Top gainers di LQ45 adalah: 1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) 4,94% ke Rp 5.100 per saham 2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3,98% ke Rp 3.400 per saham 3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 3,46% ke Rp 2.690 per saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News