IHSG turun tipis 3,48 poin di akhir sesi 1



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu bangkit dari tekanan. Hingga sesi pertama perdagangan Rabu (6/6) berakhir, indeks acuan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun tipis 3,48 poin atau setara 0,06% menjadi 6.085,31.

Koreksi yang melanda enam sektor menggerus tenaga IHSG. RTI mencatat, sektor infrastruktur turun paling tajam yaitu 0,60%. Diikuti, barang konsumsi dengan penurunan 0,54%, perkebunan 0,48%, perdagangan 0,38%, industri dasar 0,31% dan manufaktur yang terkoreksi 0,30%.

Sedangkan, empat sektor lainnya masih mampu naik, terutama pertambangan sebesar 1,45%. Kemudian, aneka industri masih menguat 0,65%, konstruksi sebesar 0,30 dan keuangan naik 0,20%.


Hingga rehat sesi pertama, sebanyak 192 saham masih menguat, berbanding 161 saham yang melemah. Sedangkan, 119 saham lainya stagnan.

Mayoritas saham penghuni indeks LQ45 memerah. Tiga saham yang turun paling tajam dan menempati top losers, yaitu: 1. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) turun 3,51% 2. PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 3,15% 3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 3,11%

Investor mentransaksikan sekitar 9,79 miliar saham, dengan nilai perdagangan Rp 5,25 triliun. Meski indeks terkoreksi, pemodal asing masih membukukan aksi beli dengan nilai pembelian bersih alias net buy sejumlah Rp 132,19 miliar.

Asing paling banyak mengoleksi saham PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Alhasil, saham ini mencatatkan nilai pembelian bersih tertinggi oleh asing (higher net buy value) sebesar Rp 204,1 miliar. Selain itu, asing juga getol mengoleksi saham PT Armidian Karyatama Tbk dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan net buy masing-masing Rp 104,6 miliar dan Rp 30,4 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini