KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Indonesia cetak kenaikan tertinggi di antara bursa saham di kawasan Asia Tenggara pada hari ini, sehari setelah Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa kebijakan sebelumnya ditargetkan untuk mendorong pinjaman oleh perbankan lokal, sementara rupiah tetap di bawah tekanan setelah dolar Amerika Serikat (AS) melakukan pemulihan. Selasa (4/8/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,37% ke 6.319,61 hingga mencapai level tertinggi dalam dua minggu, dibantu oleh kenaikan saham Bank Central Asia (BBCA) yang ditutup melesat 3,17%. Pada konferensi pers setelah jam pasar pada hari Senin, penjabat gubernur Bank Indonesia mengacu pada pengumuman bulan Juli tentang penurunan cadangan wajib sebesar 200 basis poin untuk bank-bank tertentu, yang berlaku efektif pada tanggal 1 September, dan mengatakan bahwa kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mencegah bank-bank komersial menempatkan kelebihan likuiditas pada surat berharga bank sentral dan membujuk perbankan untuk meningkatkannya kredit sebagai gantinya.
IHSG Ungguli Bursa Saham Asia Tenggara, Rupiah Kembali Tertekan ke Atas Rp 18.000
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Indonesia cetak kenaikan tertinggi di antara bursa saham di kawasan Asia Tenggara pada hari ini, sehari setelah Bank Indonesia (BI) mengatakan bahwa kebijakan sebelumnya ditargetkan untuk mendorong pinjaman oleh perbankan lokal, sementara rupiah tetap di bawah tekanan setelah dolar Amerika Serikat (AS) melakukan pemulihan. Selasa (4/8/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,37% ke 6.319,61 hingga mencapai level tertinggi dalam dua minggu, dibantu oleh kenaikan saham Bank Central Asia (BBCA) yang ditutup melesat 3,17%. Pada konferensi pers setelah jam pasar pada hari Senin, penjabat gubernur Bank Indonesia mengacu pada pengumuman bulan Juli tentang penurunan cadangan wajib sebesar 200 basis poin untuk bank-bank tertentu, yang berlaku efektif pada tanggal 1 September, dan mengatakan bahwa kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mencegah bank-bank komersial menempatkan kelebihan likuiditas pada surat berharga bank sentral dan membujuk perbankan untuk meningkatkannya kredit sebagai gantinya.
TAG: