JAKARTA. Pemerintah terus memperkuat kerjasama industri dan investasi baja dengan Jepang. Salah satunya melalui Forum Indonesia-Japan Steel Dialog (IJSD) ke-6 tahun 2016 yang digelar pekan lalu di Tokyo, Jepang. IJSD merupakan Forum Konsultasi industri baja antara Asosiasi Industri Baja Indonesia (IISIA) yang didampingi Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Industri Baja Jepang (JISF) yang didampingi Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (METI). Pertemuan dilaksanakan secara tahunan. Forum yang dimulai sejak 2011 ini sudah menghasilkan beberapa investasi perusahaan Jepang di Indonesia. Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, beberapa investasi Jepang di Indonesia yang terjadi setelah ada forum ini antara lain PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) dan PT JFE Steel Galvanizing yang memproduksi CRC dan BjLS untuk mendukung bahan baku industri otomotif, permesinan dan elektronika.
IJSD, ajang menggenjot industri baja Indonesia
JAKARTA. Pemerintah terus memperkuat kerjasama industri dan investasi baja dengan Jepang. Salah satunya melalui Forum Indonesia-Japan Steel Dialog (IJSD) ke-6 tahun 2016 yang digelar pekan lalu di Tokyo, Jepang. IJSD merupakan Forum Konsultasi industri baja antara Asosiasi Industri Baja Indonesia (IISIA) yang didampingi Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Industri Baja Jepang (JISF) yang didampingi Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (METI). Pertemuan dilaksanakan secara tahunan. Forum yang dimulai sejak 2011 ini sudah menghasilkan beberapa investasi perusahaan Jepang di Indonesia. Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, beberapa investasi Jepang di Indonesia yang terjadi setelah ada forum ini antara lain PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) dan PT JFE Steel Galvanizing yang memproduksi CRC dan BjLS untuk mendukung bahan baku industri otomotif, permesinan dan elektronika.