KONTAN.CO.ID - Pahami alasan Ikan Oarfish muncul ke permukaan hingga bibir pantai. Fenomena alam terkait makhluk hidup di laut dalam ini sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Ikan oarfish (Regalecus glesne) merupakan salah satu spesies ikan laut dalam yang terkenal dengan panjang tubuhnya yang luar biasa, yang bisa mencapai lebih dari 10 meter. Oarfish dikenal juga sebagai "ribbonfish" atau "king of herrings" dan sering kali menjadi subjek mitos dan legenda karena kemunculannya yang jarang serta penampilannya yang unik.
Kejadian di Laut Meksiko
Pada 9 Februari 2025, seekor oarfish ditemukan terdampar di pantai perairan dangkal Baja California Sur, Meksiko. Kemunculan oarfish sering dikaitkan dengan mitos sebagai pertanda bencana alam, seperti gempa bumi atau tsunami. Melansir dari laman The Washington Post, para ilmuwan menjelaskan bahwa ikan ini biasanya muncul ke permukaan saat sakit atau mendekati kematian, bukan sebagai indikator bencana. Baca Juga: 11 Makanan Kolesterol Tinggi yang Konsumsinya Sebaiknya Dibatasi Pasalnya, kemunculan ini mengingatkan pada fenomena sebelumnya, ketika ikan anglerfish, penghuni laut dalam yang terkenal karena penampilannya yang unik dan menyeramkan, juga terdampar di garis pantai. Munculnya dua spesies laut dalam ini dalam waktu berdekatan memicu spekulasi mengenai perubahan kondisi laut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami alasan pasti di balik perilaku ini. Beberapa ilmuwan menduga bahwa peningkatan penampakan oarfish mungkin berkaitan dengan perubahan kondisi laut, seperti siklus El Nino dan La Nina.Ciri-ciri Fisik
Ada beberapa ciri fisik untuk mengetahui tampilan dari ikan dengan bentuk memanjang ini.- Bentuk tubuhnya sangat panjang dan pipih seperti pita.
- Warna tubuhnya perak dengan sirip punggung berwarna merah yang membentang dari kepala hingga ujung ekor.
- Sirip punggung yang unik ini juga menambah kesan "mistis" karena warnanya yang mencolok.
Persebaran
Oarfish hidup di lautan dalam di berbagai penjuru dunia, terutama di Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia. Mereka biasanya berada di kedalaman antara 200 hingga 1.000 meter di bawah permukaan laut, sehingga jarang sekali terlihat oleh manusia. Persebaran oarfish mencakup perairan tropis hingga subtropis. Baca Juga: KKP Memastikan Pengawalan Mutu Produk Perikanan Dari Hulu Hingga HilirSifat dan Perilaku
- Oarfish adalah makhluk yang bergerak lambat dan tidak agresif. Sehingga, Oarfish hidup soliter dan biasanya berada di laut dalam.
- Makanannya sebagian besar terdiri dari plankton, krustasea kecil, dan ikan-ikan kecil yang mereka filter dari air laut.
- Karena hidup di kedalaman, oarfish sangat jarang muncul di dekat permukaan laut.
Mengapa Muncul ke Permukaan?
- Cedera atau Penyakit: Ikan oarfish yang terluka atau sakit bisa kehilangan orientasi dan terpaksa berenang ke permukaan.
- Perubahan Tekanan Laut: Perubahan mendadak pada kondisi lingkungan, seperti gempa laut atau perubahan tekanan di laut dalam, bisa menyebabkan mereka naik ke permukaan. Beberapa budaya lokal bahkan percaya bahwa kemunculan oarfish bisa menjadi pertanda bencana alam, seperti gempa bumi atau tsunami.
- Kondisi Laut yang Terganggu: Fenomena cuaca ekstrem atau perubahan arus laut juga dapat mengganggu habitat mereka, sehingga oarfish terdampar atau terseret ke perairan yang lebih dangkal.