Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Diprediksi Naik Jadi 7,35% pada Akhir 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Danamon Indonesia memperkriakan imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia (INDOGB) tenor 10 tahun akan meningkat dari sekitar 7,23% menjadi 7,35% pada akhir 2026.

Proyeksi tersebut sejalan dengan perkiraan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) serta pasokan penerbitan obligasi yang lebih besar. Meski demikian, likuiditas domestik yang membaik diperkirakan sebagian meredam tekanan pada tenor yang lebih panjang.

BI diperkirakan akan menggunakan seluruh langkah non-suku bunga sebelum melanjutkan kenaikan suku bunga. BI diproyeksikan merespons kondisi tersebut dengan dua kali kenaikan suku bunga sebesar 25 basis points (bps) menjadi 6,25% pada akhir tahun.


Kenaikan suku bunga tersebut diperkirakan terjadi karena defisit transaksi berjalan yang lebih lebar dan pasokan valuta asing struktural yang lebih lemah meningkatkan kerentanan rupiah.

Baca Juga: Pemerintah Intervensi Pasar Obligasi, Begini Dampaknya Terhadap Fiskal

“Ini karena defisit transaksi berjalan yang lebih lebar dan pasokan valuta asing struktural yang lebih lemah meningkatkan kerentanan rupiah,” mengutip Indonesia Macro Glint oleh Bank Danamon, Rabu (12/8/2026).

Namun, sebelum menaikkan suku bunga, BI akan terus memprioritaskan langkah-langkah non-suku bunga dan normalisasi Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI) seiring dengan membaiknya likuiditas domestik.

Normalisasi SRBI diperkirakan terus berlanjut. Pengurangan penerbitan obligasi dan peningkatan likuiditas akan menekan premi likuiditas SRBI. Imbal hasil SRBI tenor 12 bulan diperkirakan turun dari 7,59% menjadi 7,20% pada akhir tahun meskipun suku bunga BI lebih tinggi.

Untuk INDOGB, imbal hasil diperkirakan mengalami kenaikan dengan kecenderungan perataan pasar bearish. Pengetatan BI ditambah dengan pasokan penerbitan yang lebih besar mendorong kenaikan harga yang lebih besar di sekitar jangka pendek hingga menengah, sementara likuiditas domestik yang membaik sebagian meredam tekanan pada tenor yang lebih panjang.

Baca Juga: Pemerintah Terbitkan Panda Bond pada 23 Juli 2026, Targetkan Himpun Dana US$ 1 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News