KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi memberi tekanan terhadap neraca eksternal Indonesia, khususnya pada defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Kenaikan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik diperkirakan akan meningkatkan nilai impor energi Indonesia yang masih bergantung pada pasokan dari luar negeri. Kepala Departemen Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan, Bank Permata Faisal Rachman menghitung, sebelum ketegangan di Timur Tengah meningkat, pihaknya memperkirakan CAD Indonesia berada di kisaran 0,59% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Imbas Konflik Timur Tengah, Defisit Transaksi Berjalan Diramal Meningkat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi memberi tekanan terhadap neraca eksternal Indonesia, khususnya pada defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Kenaikan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik diperkirakan akan meningkatkan nilai impor energi Indonesia yang masih bergantung pada pasokan dari luar negeri. Kepala Departemen Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan, Bank Permata Faisal Rachman menghitung, sebelum ketegangan di Timur Tengah meningkat, pihaknya memperkirakan CAD Indonesia berada di kisaran 0,59% terhadap produk domestik bruto (PDB).