RIYADH. Badan Moneter Internasional (IMF) memprediksi, pertumbuhan ekonomi di Timur Tengah akan mengalami penurunan hingga 50% pada tahun ini. Dengan adanya prediksi tersebut, IMF mengimbau agar negara-negara di kawasan tersebut segera meningkatkan anggaran belanja pemerintah untuk menstimulasi perekonomiannya. Menurut IMF dalam laporan Regional Economic Outlook yang dirilis Minggu (10/5) kemarin, perekonomian tiga negara produsen minyak terbesar dunia yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait, akan mengalami kontraksi seiring dengan rendahnya harga energi dunia. Melorotnya harga energi akan memaksa perusahaan berbasis energi untuk memangkas produksinya. Masalah lainnya, negara Timur Tengah saat ini juga tengah menghadapi ketatnya pengucuran kredit ke sektor swasta. IMF juga bilang, untuk kawasan Timur Tengah secara keseluruhan, PDB diproyeksikan tumbuh 2,6% tahun ini. Angka tersebut turun dari tahun 2008 yang PDB-nya tumbuh 5,7%. Arab Saudi akan mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,9%. Sebagai perbandingan, tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Arab Saudi mencapai 4,6%.
IMF: 2009, Perekonomian Timteng Akan Melorot 50%
RIYADH. Badan Moneter Internasional (IMF) memprediksi, pertumbuhan ekonomi di Timur Tengah akan mengalami penurunan hingga 50% pada tahun ini. Dengan adanya prediksi tersebut, IMF mengimbau agar negara-negara di kawasan tersebut segera meningkatkan anggaran belanja pemerintah untuk menstimulasi perekonomiannya. Menurut IMF dalam laporan Regional Economic Outlook yang dirilis Minggu (10/5) kemarin, perekonomian tiga negara produsen minyak terbesar dunia yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait, akan mengalami kontraksi seiring dengan rendahnya harga energi dunia. Melorotnya harga energi akan memaksa perusahaan berbasis energi untuk memangkas produksinya. Masalah lainnya, negara Timur Tengah saat ini juga tengah menghadapi ketatnya pengucuran kredit ke sektor swasta. IMF juga bilang, untuk kawasan Timur Tengah secara keseluruhan, PDB diproyeksikan tumbuh 2,6% tahun ini. Angka tersebut turun dari tahun 2008 yang PDB-nya tumbuh 5,7%. Arab Saudi akan mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,9%. Sebagai perbandingan, tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Arab Saudi mencapai 4,6%.