KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah semakin memperburuk kondisi fiskal global yang sudah rapuh. Dalam laporan Fiscal Monitor yang dirilis Rabu, International Monetary Fund (IMF) menyebut kenaikan suku bunga dan harga energi turut meningkatkan tekanan, terutama bagi negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah. Kepala Urusan Fiskal IMF, Rodrigo Valdes, mengatakan pemerintah sebaiknya tidak memberikan subsidi bahan bakar untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga energi. Menurutnya, bantuan yang lebih tepat adalah bantuan tunai sementara yang langsung menyasar masyarakat tanpa menahan kenaikan harga energi. “Kita tidak memiliki cukup minyak atau energi. Harga energi memang harus naik agar konsumsi bisa berkurang,” ujar Valdes dalam wawancara.
IMF Minta Negara Stop Subsidi Energi, Kondisi Fiskal Bisa Makin Parah!
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah semakin memperburuk kondisi fiskal global yang sudah rapuh. Dalam laporan Fiscal Monitor yang dirilis Rabu, International Monetary Fund (IMF) menyebut kenaikan suku bunga dan harga energi turut meningkatkan tekanan, terutama bagi negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah. Kepala Urusan Fiskal IMF, Rodrigo Valdes, mengatakan pemerintah sebaiknya tidak memberikan subsidi bahan bakar untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga energi. Menurutnya, bantuan yang lebih tepat adalah bantuan tunai sementara yang langsung menyasar masyarakat tanpa menahan kenaikan harga energi. “Kita tidak memiliki cukup minyak atau energi. Harga energi memang harus naik agar konsumsi bisa berkurang,” ujar Valdes dalam wawancara.
TAG: