KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva dari International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah berpotensi memicu peningkatan inflasi global. Peringatan tersebut disampaikan Georgieva pada Senin dalam sebuah simposium yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Jepang. Dalam pidatonya, Georgieva menekankan bahwa kenaikan harga energi—terutama minyak—dapat memberikan tekanan tambahan pada perekonomian dunia yang saat ini masih berusaha menjaga stabilitas pascapandemi dan ketidakpastian geopolitik. Menurut Georgieva, jika harga minyak dunia meningkat sekitar 10 persen dan kenaikan tersebut bertahan sepanjang sebagian besar tahun, maka inflasi global berpotensi naik sekitar 40 basis poin. Hal ini menunjukkan betapa sensitifnya perekonomian global terhadap gejolak di pasar energi.
IMF Peringatkan Risiko Inflasi Global Akibat Konflik Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva dari International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah berpotensi memicu peningkatan inflasi global. Peringatan tersebut disampaikan Georgieva pada Senin dalam sebuah simposium yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Jepang. Dalam pidatonya, Georgieva menekankan bahwa kenaikan harga energi—terutama minyak—dapat memberikan tekanan tambahan pada perekonomian dunia yang saat ini masih berusaha menjaga stabilitas pascapandemi dan ketidakpastian geopolitik. Menurut Georgieva, jika harga minyak dunia meningkat sekitar 10 persen dan kenaikan tersebut bertahan sepanjang sebagian besar tahun, maka inflasi global berpotensi naik sekitar 40 basis poin. Hal ini menunjukkan betapa sensitifnya perekonomian global terhadap gejolak di pasar energi.
TAG: