KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten bahan bangunan plastik, PT Impack Pratama Industri Tbk (
IMPC) membidik pendapatan sebesar Rp 5,1 triliun dengan laba bersih di atas Rp 700 miliar pada kinerja 2026. Direktur Utama Impack Pratama Industri Haryanto Tjiptodihardjo menyampaikan di tengah ketidakpastian, IMPC telah berhasil mencapai target kinerja yang telah dicanangkan pada 2025. IMPC mengincar pendapatan mencapai Rp 4,2 triliun atau meningkat 10% secara tahunan atau
Year on Year (YoY) dari realisasi 2024 sebesar Rp 3,9 triliun, dengan perolehan laba bersih Rp 600 miliar.
Baca Juga: Komposisi Struktur Saham Impack Pratama (IMPC) Berubah, Ada Pemegang Saham Baru! Haryanto bilang capaian kinerja 2025 menandai keberhasilan tahun pertama perseroan dalam rencana lima tahun kedua untuk periode 2025–2029, dengan dukungan dari 3.000 karyawan. “Dengan neraca yang sehat serta posisi arus kas yang kuat, kami optimistis dapat mencetak pertumbuhan dua digit secara berkelanjutan setiap tahunnya,” jelas Haryanto dalam keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).
Apalagi, IMPC berhasil menghimpun dana sebesar Rp 586,1 miliar melalui pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement di akhir 2025.
Baca Juga: Saham Rekomendasi BRIDS untuk Jumat (28/11): Cermati BRPT, IMPC, CBDK “Dana hasil PMTHMETD tersebut akan kami manfaatkan untuk mendukung rencana ekspansi IMPC pada 2026,” jelasnya.
Dengan struktur permodalan yang semakin solid, Haryanto bilang IMPC punya posisi relatif siap menghadapi ketidakpastian ekonomi global sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan pada periode mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News