KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencatatkan penurunan beban penurunan nilai (impairment) pada awal 2026, yang turut mendorong lonjakan laba bersih secara signifikan. Berdasarkan laporan bulanannya, impairment BTN tercatat sebesar Rp 680,63 miliar hingga Februari 2026. Sejalan dengan itu, laba bersih secara bank only melonjak hingga 281,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 503,24 miliar. Direktur Pengelolaan Risiko BTN, Setiyo Wibowo menjelaskan, pada dasarnya pencatatan impairment bank memang mengalami penurunan impairment, terutama didorong oleh perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.
Impairment Turun, Begini Strategi BTN Antisipasi Risiko Ketidakpastian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencatatkan penurunan beban penurunan nilai (impairment) pada awal 2026, yang turut mendorong lonjakan laba bersih secara signifikan. Berdasarkan laporan bulanannya, impairment BTN tercatat sebesar Rp 680,63 miliar hingga Februari 2026. Sejalan dengan itu, laba bersih secara bank only melonjak hingga 281,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 503,24 miliar. Direktur Pengelolaan Risiko BTN, Setiyo Wibowo menjelaskan, pada dasarnya pencatatan impairment bank memang mengalami penurunan impairment, terutama didorong oleh perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.
TAG: