Implementasi ESG, Pembiayaan Berkelanjutan Bank Raya Capai 39,05% dari Total Kredit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Tren environmental, social, and governance (ESG) semakin meluas. Banyak bank menerapkan ESG, termasuk di sektor perbankan.  Rustarti Suri Pertiwi, Direktur Keuangan Bank Raya mengatakan, sebagai bank digital, Bank Raya berperan dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan pemerintah.

"Dalam menjalankan program ESG kami berfokus pada pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta tata kelola yang baik agar dapat terus sejalan dengan langkah Bank untuk mencapai pertumbuhan dan kinerja berkelanjutan," katanya, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (28/2). 

Penerapan keuangan berkelanjutan bagi anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu dengan menyelaraskan kinerja tiga pilar keberlanjutan. Yakni mmenerapkan keselarasan dengan kelestarian alam dan lingkungan sosial; tercapainya nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan reputasi perusahaan; penerapan manajemen risiko lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola yang selaras dengan prinsip kehati-hatian perbankan; serta penerapan keuangan berkelanjutan. 


Bank Raya berupaya untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada masyarakat yang bergerak di bidang yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB). Di tahun lalu, kredit sektor ini meningkat sekitar 10%. Nilai pembiayaan sektor KUB tahun 2023 mencapai 39,05% dari total kredit perseroan ini. Nilai tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya dengan porsi 31,67% dari total kredit. 

Baca Juga: Bank Raya Gandeng Avantee Untuk Perluas Akses Pendanaan UMKM

Bank Raya juga mengembangkan produk digital yang mendukung pembiayaan pada segmen mikro dan kecil berbasis sustainability green economy. Bank Raya mempertimbangkan segala bentuk isu berkelanjutan dalam penyediaan produk dan layanan digital.

Sebagai bank digital, Bank Raya terus menekankan pada komitmen untuk mengurangi emisi operasional serta mendukung adanya inovasi produk yang dapat membantu mengurangi dampak lingkungan yang selaras dengan prinsip green banking. Melalui penerapan green banking, Bank Raya terus melakukan upaya memperkuat kemampuan manajemen risiko bank khususnya yang terkait dengan lingkungan hidup dan meningkatkan portofolio pembiayaan ramah lingkungan seperti di bidang energi terbarukan dan efisiensi energi. 

“Upaya-upaya tersebut akan semakin memantapkan langkah kami dalam menciptakan dan good corporate governance dalam segala pengembangan strategi bisnis dan operasional secara prudent,” tambah Rustarti Suri Pertiwi.

Sebagai bank digital, Bank Raya menerapkan  langkah-langkah operasional bisnis berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sepanjang 2023, Bank Raya mampu melakukan penghematan listrik sebesar 47,95% dibanding tahun 2022.  Penghematan air sebesar 5,72% di tahun 2023. Sebelumnya terjadi kenaikan sebesar 11,42% pada tahun 2022.  Di samping itu, optimalisasi aplikasi Bank Raya melalui kurang lebih 784.000 pengguna per November 2023, dalam upaya efisiensi penggunaan ATM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ahmad Febrian