Impor daging babi China naik hampir tiga kali lipat pada Maret 2020



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Impor daging babi China pada Maret 2020 melonjak hampir tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Bea Cukai, impor daging babi melonjak ke rekor volume bulanan karena pembeli berusaha mengurangi kesenjangan pasokan yang besar setelah demam babi Afrika menghancurkan populasi babi di China.

Mengutip Reuters, Selasa (14/4) China, konsumen daging babi terbesar di dunia mengimpor 391.000 ton daging babi pada Maret 2020, naik dari Maret 2019 yang sebanyak 127.218 ton, menurut perhitungan Reuters berdasarkan data Administrasi Umum Kepabeanan.

Baca Juga: Di tengah wabah corona, China berencana bebaskan tarif beberapa produk AS


Data bea cukai menunjukkan, pengiriman daging babi pada kuartal pertama mencapai 951.000 ton, hampir dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu.

Penyakit demam babi Afrika yang mematikan mengurangi populasi babi China setidaknya 40% pada tahun lalu, memangkas produksi daging babi dan membuat harga daging babi melonjak ke rekor tertinggi.

Libur tahun baru Imlek yang diperpanjang pada Februari untuk membantu China mengatasi epidemi virus corona juga menyebabkan tumpukan kontainer yang kosong di pelabuhan-pelabuhan China bulan itu, meningkatkan pengiriman yang ditangani pada Maret.

China mengatakan, impor bulan lalu dalam dua bulan pertama 2020 mencapai 560.000 ton, naik 158% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor daging sapi pada kuartal pertama mencapai 531.000 ton, naik 65%, menurut data bea cukai. Ini menempatkan kedatangan Maret sebanyak 233.875 ton, berdasarkan impor 297.125 ton dalam dua bulan pertama tahun ini.

Impor daging sapi diperkirakan akan turun dalam beberapa bulan ke depan, namun setelah anjloknya permintaan dari sektor jasa makanan yang penting karena orang menjauh dari restoran untuk menghindari virus corona.

Baca Juga: Akibat wabah demam babi Afrika, produksi daging babi China anjlok 21,3% pada 2019

Data menunjukkan bahwa pada kuartal pertama China membeli barang pertanian senilai US$ 5,05 miliar dari Amerika Serikat, naik 110% dari periode yang sama tahun lalu.

Ini termasuk 168.000 ton daging babi dari AS, naik lebih dari tujuh kali lipat.