Impor Gas Rusia ke Spanyol Melonjak, Dominasi LNG AS Mulai Tergerus



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gas alam cair (LNG) dari Amerika Serikat tetap menjadi sumber utama pasokan gas untuk Spanyol pada Maret. Namun, pangsanya mulai menyusut seiring lonjakan signifikan impor dari Rusia dan kenaikan tipis total impor secara tahunan.

Data operator jaringan gas Spanyol, Enagas, menunjukkan bahwa total impor gas Spanyol pada Maret mencapai 37.633 gigawatt-hour (GWh), meningkat dari 36.530 GWh pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, pasokan dari Amerika Serikat tercatat sebesar 11.938 GWh atau setara 31,7% dari total impor. Posisi ini diikuti oleh Aljazair dengan 10.262 GWh atau 30,2%.


Baca Juga: Selat Hormuz Belum Dibuka, AS–Iran Bersiap Negosiasi di Tengah Bara Lebanon

Sementara itu, impor gas dari Rusia melonjak tajam menjadi 9.807 GWh atau 26,1% dari total. Angka ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 4.393 GWh.

Tantangan Diversifikasi Energi Eropa

Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi pemasok utama LNG bagi kawasan Eropa, seiring upaya negara-negara Eropa mengurangi ketergantungan terhadap energi Rusia setelah invasi Moskow ke Ukraina.

Namun, data terbaru menunjukkan bahwa upaya tersebut masih menghadapi tantangan besar. Lonjakan impor gas Rusia ke Spanyol menandakan bahwa ketergantungan terhadap pasokan energi dari Rusia belum sepenuhnya dapat dihilangkan.

Baca Juga: Inflasi AS Melonjak 3,3% di Maret, Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed Menipis

Di sisi lain, ketergantungan Spanyol terhadap LNG AS justru mengalami penurunan bertahap. Pangsa LNG AS tercatat turun dari 44,4% pada Januari menjadi 33,8% pada Februari, dan kembali menyusut menjadi 31,7% pada Maret.

Secara keseluruhan, LNG menyumbang 72,0% dari total pasokan gas Spanyol pada Maret, meningkat dibandingkan 69,6% pada periode yang sama tahun sebelumnya.