KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah RI tengah gencar melakukan operasi pemberantasan barang impor ilegal hingga pengawasan ketat pada perdagangan e-commerce. Dengan adanya upaya tersebut, permintaan pesanan tekstil di Indonesia pun mengalami dampak yang positif. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) buka suara. Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta mengatakan bahwa praktik impor ilegal bahan tekstil sampai dengan saat ini masih ada, namun sudah berkurang seiring dengan upaya pemerintah RI dalam memberantas barang impor ilegal dan pengawasan e-commerce. "Memang sedikit berkurang karena harga impor borongan saat sudah diatas 400 juta per kontainer (biasanya 200 juta) dan importasi pakaian bekas juga sudah jauh berkurang," ujar Redma Gita kepada Kontan, Kamis (4/6/2026).
Impor Ilegal Diberantas, Pesanan Konveksi Lokal Melonjak hingga 30%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah RI tengah gencar melakukan operasi pemberantasan barang impor ilegal hingga pengawasan ketat pada perdagangan e-commerce. Dengan adanya upaya tersebut, permintaan pesanan tekstil di Indonesia pun mengalami dampak yang positif. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) buka suara. Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta mengatakan bahwa praktik impor ilegal bahan tekstil sampai dengan saat ini masih ada, namun sudah berkurang seiring dengan upaya pemerintah RI dalam memberantas barang impor ilegal dan pengawasan e-commerce. "Memang sedikit berkurang karena harga impor borongan saat sudah diatas 400 juta per kontainer (biasanya 200 juta) dan importasi pakaian bekas juga sudah jauh berkurang," ujar Redma Gita kepada Kontan, Kamis (4/6/2026).
TAG: