JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) membatasi impor jagung pada tahun 2016 maksimal 1 juta ton yang boleh diimpor. Itu pun yang akan mengeksekusi impor hanya Perum Bulog berdasarkan penugasan dari pemerintah. Kemtan membatasi impor jagung ini dalam rangka mendorong pengusaha pakan ternak untuk mengoptimalkan penyerapan jagung lokal. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, telah menyiapkan pasokan jagung untuk kebutuhan industri pakan dan kebutuhan jagung nasional sepanjang tahun 2016. Ia mengklaim, Kemtan mampu menyediakan jagung sebesar 750.000 ton per bulan untuk memenuhi kebutuhan industri pakan. Sementara untuk kebutuhan jagung nasional, Kemtan akan menyediakan sebanyak 1,55 juta ton per bulan. "Produksi jagung 2016 ini mencukupi untuk kebutuhan konsumsi dan bahkan diprediksi surplus 1,3 juta ton," ujarnya, Rabu (13/4).
Impor jagung dibatasi maksimal 1 juta ton
JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) membatasi impor jagung pada tahun 2016 maksimal 1 juta ton yang boleh diimpor. Itu pun yang akan mengeksekusi impor hanya Perum Bulog berdasarkan penugasan dari pemerintah. Kemtan membatasi impor jagung ini dalam rangka mendorong pengusaha pakan ternak untuk mengoptimalkan penyerapan jagung lokal. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, telah menyiapkan pasokan jagung untuk kebutuhan industri pakan dan kebutuhan jagung nasional sepanjang tahun 2016. Ia mengklaim, Kemtan mampu menyediakan jagung sebesar 750.000 ton per bulan untuk memenuhi kebutuhan industri pakan. Sementara untuk kebutuhan jagung nasional, Kemtan akan menyediakan sebanyak 1,55 juta ton per bulan. "Produksi jagung 2016 ini mencukupi untuk kebutuhan konsumsi dan bahkan diprediksi surplus 1,3 juta ton," ujarnya, Rabu (13/4).