JAKARTA. Produsen besi dan baja dalam negeri girang menyusul, adanya pernyataan resmi dari pemerintah yang membatalkan rencana penghapusan kewajiban verifikasi produk impor besi dan baja. Sebagaimana berita KONTAN Senin (16/11), pembatalan deregulasi baja ini dilakukan, setelah Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengkaji dampak rencana kebijakan kelonggaran impor bisa mempersulit industri lokal berkompetisi dengan produk impor. Apalagi, China saat ini kelebihan pasokan, menyusul lemahnya ekonomi di negara itu. Hidayat Triseputro, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (Indonesia Iron and Steel Industries Association/(IISA) bilang, tanpa kelonggaran impor, impor baja sudah merajalela. "Mestinya impor diperketat," kata Hidayat ke KONTAN, Senin (16/11).
Impor ketat, bisnis baja lokal diperkuat
JAKARTA. Produsen besi dan baja dalam negeri girang menyusul, adanya pernyataan resmi dari pemerintah yang membatalkan rencana penghapusan kewajiban verifikasi produk impor besi dan baja. Sebagaimana berita KONTAN Senin (16/11), pembatalan deregulasi baja ini dilakukan, setelah Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengkaji dampak rencana kebijakan kelonggaran impor bisa mempersulit industri lokal berkompetisi dengan produk impor. Apalagi, China saat ini kelebihan pasokan, menyusul lemahnya ekonomi di negara itu. Hidayat Triseputro, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (Indonesia Iron and Steel Industries Association/(IISA) bilang, tanpa kelonggaran impor, impor baja sudah merajalela. "Mestinya impor diperketat," kata Hidayat ke KONTAN, Senin (16/11).